Nurel Javissyarqi
Membakar semangat mengukuhkan jiwa,
itulah lukisan saya selepas membaca karya Gugun el-Guyanie bertitel Islam
Mazhab Cinta. Kerisauan ini terobati setelah memandangi kerusakan alam Nusantara
atas ulah jemari anak-anaknya. Buku yang diterbitkan Kutub Wacana, februari
2008, dieditori Muhsin Kalida. MA., dipengantari HM. Nasruddin Anshory Ch. Saya
menemukan nalar produktif yang segar, refleksif penuh perhitungan yang didasari
kekayaan bathiniah. Sesudah penulisnya mengkaji berbagai pengetahuan para pakar
yang disambangi, lewat warisan-warisannya berupa buku-buku, kitab lama.