Tampilkan postingan dengan label Catatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Agustus 2021

Surat Berdarah Untuk Presiden: Mengantarkan Lea ke Ubud Writting

Pipiet Senja
 
Prolog
 
Ini ada surat dari Lea, nama penanya; Jaladara, salah satu penulis pada buku Surat Berdarah Untuk Presiden, diterbitkan oleh Jendela, Grup Zikrul Hakim, Jakarta.
 
Dia malu-malu mengirimkannya, meskipun baru saja menyelesaikan kuliahnya pada St. Marry, Hong Kong. Karya-karyanya memang luar biasa, bahasanya apik, siapapun takkan pernah mengira bahwa anak yang satu ini penggiat literasi dan seni sastra di kalangan BMI Hong Kong. Beberapa kali saya membincang karyanya di program Bilik Sastra VOI RRI.

Jumat, 27 Agustus 2021

Kisah Inspiratif Sastrawan Mochtar Lubis

Mariana Sitohang, Prof. Dr. Rosmawaty Harahap, M.Pd.
Republika, 07 Jun 2021
 
Siapa yang tidak mengenal tokoh di atas? beliau adalah Mochtar Lubis, seorang sastrawan terkenal tahun 1960-an, beliau dikenal sebagai penulis novel, cerpen, pelukis, penerjemah, dan juga seorang jurnalistik. Mochtar Lubis lahir di Padang, 07 Maret 1922 dari keluarga Batak Mandailing.

Selasa, 24 Agustus 2021

Lewat Islam, Hamka dan Pramoedya Ananta Toer pun Berdamai

Rakhmat Nur Hakim
Kompas.com 29/06/2016
 
Panasnya api perseteruan tak selamanya abadi. Kadangkala keyakinan yang sama mampu mendamaikannya. Seperti konflik yang terjadi di antara Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka) dan Pramoedya Ananta Toer.
 
Dua tokoh sastra kenamaan Indonesia itu bersebrangan paham. Namun -ada akhirnya, Islam jualah yang mendamaikan mereka.

Minggu, 22 Agustus 2021

tengara.id dan DKJ NET Diluncurkan Dewan Kesenian Jakarta

DKJ NET dan Situs Kritik Sastra Tengara.id Resmi Diluncurkan
 
Farah Noersativa, Reiny Dwinanda
Republika, 20 Agu 2021
 
Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) menangkap peluang untuk terus berkarya dalam rangka menembus keterbatasan akibat pandemi. Mereka meluncurkan DKJ NET dan situs kritik sastra bernama Tengara.id.
 
“DKJ NET sekaligus menjadi akses publik tambahan untuk produksi pengetahuan dalam jejaring konten digital kami,” kata Ketua DKJ, Danton Sihombing, dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Kamis (19/8/2021).

Jumat, 20 Agustus 2021

KLARIFIKASI PRIBADI PERIHAL KONFLIK SATUPENA

Kanti W. Janis, SH, LL.M *

Sebagai salah satu Sekretaris Jenderal Persatuan Penulis Indonesia disingkat SATUPENA bersama Dr. Mikke Susanto periode 2017-2021, saya menyatakan sebenar-benarnya bahwa tidak pernah ada usaha kudeta atau perebutan kekuasaan atas kepemimpinan Dr. Nasir Tamara.

Rabu, 18 Agustus 2021

Mencari Karya Sastra Anak Lokal?

Dessy Wahyuni *
padangekspres.co.id
 
”Ke mana… ke mana… ke mana kuharus mencari…. Di mana… di mana… di mana tinggalnya sekarang….”
 
Belakangan ini kata “di mana” dan “ke mana” menjadi sangat populer, baik di kalangan orang dewasa maupun anak-anak, di jalanan maupun di perkantoran, bahkan di angkutan umum maupun di televisi. Ayu Ting Ting menjadi sangat terkenal dengan “Alamat Palsu”-nya tersebut.

Sabtu, 14 Agustus 2021

Referensi Bernama Huntington

Dian R. Basuki
ruangbaca.com
 
Di mata Huntington, tidak adanya ketertiban politik dan otoritas merupakan kelemahan paling serius di berbagai belahan dunia.
 
Namanya lekat dengan istilah yang demikian populer di bumi yang sempit ini, “benturan peradaban” (clash of civilization). Ia berpendapat, di dunia setelah Perang Dunia, konflik kekerasan bukan disebabkan oleh friksi ideologis diantara negara-bangsa, melainkan oleh perbedaan kultural dan keagamaan di antara peradaban-peradaban besar dunia. Persis sehari menjelang Natal tahun lalu, Samuel Phillips Huntington meninggalkan dunia ini dengan tetap teguh memegang keyakinan akantesisnya itu.

Puasa dan Transformasi Sosial di Indonesia

Ahmad Munjin
suarakarya-online.com
 
Salah satu kepentingan terbesar Islam sebagai sebuah ideologi sosial adalah bagaimana mengubah masyarakat sesuai dengan cita-cita dan visinya mengenai transformasi sosial. Yakni, bagaimana mengubah masyarakat dari kondisi sekarang menuju keadaan yang lebih dekat dengan tatanan idealnya.
 
Meminjam frase Kuntowijoyo, sejarawan dan cendekiawan Islam Indonesia, elaborasi terhadap pertanyaan pokok semacam itu biasanya menghasilkan teori-teori sosial yang berfungsi untuk menjelaskan kondisi masyarakat saat ini, sekaligus memberi petunjuk tentang perubahan dan transformasinya.

Kamis, 12 Agustus 2021

Ekspresi Puitis Aceh Menghadapi Musibah

L.K. Ara
majalah.tempointeraktif.com
 
Wo wo wo Redines Lukup Sabun ku ine”. Baris ini merupakan pembuka nyanyian To’et dalam puisi yang berjudul Redines. Puisi ini menggambarkan tanah longsor di daerah perkebunan Lukup Sabun di dataran tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah. Digambarkan dalam puisi itu air tiba-tiba tercurah dengan deras lalu meluluh-lantakkan sekitar. Rumah-rumah roboh dan kebun kopi hancur. Dilukiskan juga secara detail bagaimana seorang petani Lukup Sabun ketika pulang dari kota terkejut menyaksikan bencana yang terjadi. Rumahnya hanyut, keluarga meninggal. Isyarat ini rupanya telah tergambar dalam mimpinya. Ia bersama istri naik perahu mengenakan kain putih lalu mendayung dan berputar-putar.

Sabtu, 07 Agustus 2021

Komunitas dan Buku Sastra

Aming Aminoedhin
surabayapost.co.id
 
Komunitas Sastra
 
Di Jawa Timur memang cukup banyak berdiri komunitas sastra, baik di kota Surabaya maupun di kota-kota kecil, semacam: Ngawi, Lamongan, Tulungagung, Bojonegoro, Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, Lumajang, Batu, Jombang, Sidoarjo, dan Gresik.

Belajar Menulis pada Motinggo Busye

Shofa As-Syadzili
 
Akhirnya selesai juga kusigi buku setebal 270 halaman ini. Buku yang menarik dan memancing naluriku untuk terus membukanya lembar demi lembar. Di dalamnya menjelaskan prihal proses kreatif 14 penulis senior. Ada yang namanya sudah sering terdengar di telinga. Ada yang belum sama sekali kuketahui. Namun, setelah membacanya, aku jadi tahu bagaimana proses kreatif masing-masing penulis senior itu dalam menelurkan karyanya.

Akhudiat dan Puisi Untuk Wakil Rakyat

Sinar Harapan, 14 April 2012
 
Forum Penyair Internasional Indonesia (FPII) 2012 yang diikuti para penyair lintas negara dari Indonesia, Jerman, Irlandia, Amerika, Australia, Denmark, Afrika Selatan, Belanda, Zimbabwe, dan Macedonia, telah usai pada 13 April lalu.

CAMUS DIBUNUH KEMBALI DI ATAS PANGGUNG

Ekwan Wiratno *
 
Di tengah jalanan yang membeku pada tanggal 4 Januari 1960, sebuah mobil Facel Vega tergelincir dan menabrak sebuah pohon (Willsher, 2011). Kecelakaan itu merenggut nyawa seorang filosof dan sastrawan besar, Albert Camus. Tahun itu hanya berjarak dua tahun saja setelah Camus memenangkan penghargaan Nobel Sastra. Maka secara fakta, Camus telah meninggal sejak itu.

Penulis Muda Jatim: Bergeliat di Situasi Tidak Bersahabat

Palupi Panca Astuti, Anung Wendyartaka
Kompas, 24 Mar 2008
 
Ada fenomena yang berbeda manakala kita mengamati dunia perbukuan di Jawa Timur, khususnya di Surabaya. Industri buku di kota ini terkesan kurang bergairah, bahkan cenderung stagnan jika dibandingkan dengan kota-kota besar di Jawa lainnya seperti Yogyakarta, Bandung, ataupun Jakarta, beberapa tahun terakhir.

Kamis, 05 Agustus 2021

KAMBING HITAM

Aprinus Salam *
 
Dalam kehidupan sehari-hari, ada ruang ketiga yang biasa dijadikan alternatif. Alternatif baik sebagai ruang keranjang sampah masalah maupun sebagai ruang untuk menyelesaikan masalah. Ruang itu kita sebut sebagai Kambing Hitam. Sesuatu yang dituduh dan diprasangkai bersalah.
 
Mungkin perlu dicari dan dijelaskan mengapa frasa atau ungkapan yang dipilih adalah Kambing Hitam. Apa yang salah pada Kambing sehingga cukup banyak digunakan untuk asosiasi-asosiasi yang negatif, seperti Kambing Bandot, Musang berbulu Domba (maksudnya sama dengan Kambing).

Sabtu, 31 Juli 2021

Setelah Heboh Ayat-ayat Cinta

An. Ismanto *
jawapos.com
 
Heboh Ayat-ayat Cinta kini sudah surut. Bersamaan dengan itu muncul pertanyaan tentang hubungan antara sastra dan agama pada masa mendatang. Apakah keharmonisan hubungan antara hasil sastra dengan masyarakat pemeluk agama masih akan dapat kita jumpai lagi atau hanya sekali itu saja?

Menguak Luka dalam Satu Hari Bukan di Hari Minggu

Dessy Wahyuni *
Riau Pos, 14 Mei 2011
 
YETTI A. KA menghadirkan realitas keperempuanan dalam empat belas cerpennya yang terkumpul dalam Satu Hari Bukan di Hari Minggu (SHBdHM [Yogyakarta: Gress Publishing, 2011]). Sebagai pengarang perempuan yang berada pada masa kini —yang seringkali berupaya mendobrak budaya patriarki— Yetti hadir dengan sekumpulan cerpennya yang tidak terjebak dalam kehidupan kosmopolitan dan berpesta merayakan tubuh dan seksualitas perempuan.

Kamis, 29 Juli 2021

Dewan Sastra Nasional, Perlukah?

Maria Magdalena Bhoernomo *
sinarharapan.co.id
 
Gagasan untuk mendirikan lembaga baru di bidang seni budaya, dengan label Dewan Sastra Nasional, sebenarnya bukan hal yang baru. Misalnya, pada tahun 1995 lalu, dalam acara Temu Penyair Nasional di Taman Budaya Solo, dalam perbincangan santai antarpenyair, gagasan tersebut pernah terlontar, tapi langsung disambut dengan gelak tawa.

Sastra Selingkuh Itu Enak Dibaca dan Perlu!

Sutan Iwan Soekri Munaf
sinarharapan.co.id
 
Selingkuh. Ah, ini kata yang negatif, kata moralis. Atau, ini kata negatif, kata seorang munafik (namun diam-diam dia melakukan aktivitas selingkuh juga). Sedangkan yang berpikir bebas akan mengatakan selingkuh tak selalu negatif, dan tak selalu positif, tapi juga tak selalu netral. Argumentasinya, selingkuh itu mirip pisau. Jika pisau tajam itu dipegang seorang tukang jagal di rumah jagal, maka kita akan berharap dapat keratan tepat atas daging sapi yang dipotongnya.
A Anzieb A. Khoirul Anam A. Muhaimin Iskandar A. Mustofa Bisri A. Qorib Hidayatullah A. Rodhi Murtadho A.H. J Khuzaini A.S Laksana Aa Sudirman Abdul Kirno Tanda Abdurrahman Wahid Acep Iwan Saidi Achiar M Permana Addi Mawahibun Idhom Adhi Pandoyo Adi W. Gunawan Afrion Afriza Hanifa Afrizal Malna Agama Para Bajingan Aguk Irawan MN Agung Poku Agus Buchori Agus Mulyadi Agus Noor Agus R. Sarjono Agus R. Subagyo Agus Setiawan Agus Sulton Agus Sunyoto Agus Wahyudi Agusri Junaidi AH J Khuzaini Ahmad Baso Ahmad Dahri Ahmad Farid Yahya Ahmad Muchlish Amrin Ahmad Munjin Ahmad Naufel Ahmad Rifa’i Rif’an Ahmad Syauqi Sumbawi Ahmad Tohari Ahmad Yulden Erwin Ahmad Zaini Ahmadul Faqih Mahfudz Ahmadun Yosi Herfanda Akhlis Purnomo Akhmad Sekhu Akhmad Taufiq Akhudiat Albert Camus Alfathri Adlin Alfian Dippahatang Ali Audah Alim Bakhtiar Alimuddin Amelia Rachman Amie Williams Amien Kamil Amien Wangsitalaja Aming Aminoedhin An. Ismanto Andhi Setyo Wibowo Andik Suprihartono Andri Awan Anindita S Thayf Anjrah Lelono Broto Antologi Sastra Lamongan Anton Wahyudi Anugrah Gio Pratama Anung Wendyartaka Aprinus Salam APSAS (Apresiasi Sastra) Indonesia Arafat Nur Ari Welianto Arief Rachman Hakim Arif Hidayat Arif Saifudin Yudistira Arman A.Z. Arsyad Indradi Arti Bumi Intaran Asarpin Asep Dudinov Ar Atafras Awalludin GD Mualif Ayu Nuzul Bahrum Rangkuti Beni Setia Benni Setiawan Benny Benke Berita Bernando J. Sujibto Binhad Nurrohmat Bonardo Maulana Wahono Bre Redana Budi Darma Budiman Hakim Buku Bung Hatta Bustan Basir Maras Butet Kertaredjasa Candrakirana Capres Cawapres 2019 Catatan Cerpen Chairil Anwar CNN Indonesia Coronavirus COVID-19 Cunong N. Suraja D. Zawawi Imron Dadang Ari Murtono Dahlan Iskan Dahlan Kong Damiri Mahmud Danarto Daniel Dhakidae Deni Jazuli Denny JA Denny Mizhar Dessy Wahyuni Dewi Satika Dian R. Basuki Dian Sukarno Dian Tri Lestari Dien Makmur Din Saja Dinas Perpustakaan Daerah Lamongan Diponegoro Djoko Pitono Djoko Saryono Doddi Ahmad Fauji Doddy Hidayatullah Dodit Setiawan Santoso Dody Yan Masfa Donny Anggoro Donny Darmawan Doris Lessing Dr. Hilma Rosyida Ahmad Dwi Pranoto Dyah Ayu Fitriana Edisi Khusus Edy A Effendi Egidius Patnistik Eka Budianta Eka Kurniawan Eko Hendri Saiful Eko Prasetyo Eko Tunas Ekwan Wiratno el-Ha Abdillah Enny Arrow Erdogan Esai Esthi Maharani Estiana Arifin Evi Melyati F. Budi Hardiman F. Rahardi Fahmi Faqih Fahri Salam Faisal Kamandobat Farah Noersativa Fatah Anshori Fatah Yasin Noor Feby Indirani Felix K. Nesi Festival Gugur Gunung Forum Santri Nasional Frischa Aswarini Fuad Mardhatillah UY Tiba Fuad Nawawi Galeri Sonobudoyo Galuh Tulus Utama Gampang Prawoto Geger Riyanto Geguritan Goenawan Mohammad Gola Gong Grathia Pitaloka Gugun el-Guyanie Gus Ahmad Syauqi Gus Dur Gusti Eka Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf Halim HD Hamdy Salad Hamid Jabbar Hamka Hamzah al-Fansuri Hari Puisi Indonesia (HPI) Harris Maulana Hasan Basri Hasnan Bachtiar Herry Fitriadi Herta Muller Heru Kurniawan Hesti Sartika Hilmi Abedillah Hudan Hidayat IAI TABAH Ibnu Wahyudi Idrus Efendi Ignas Kleden Iis Narahmalia Imam Jazuli Imam Nawawi Imamuddin SA Iman Budhi Santosa Imron Tohari Indra Intisa Indra Tjahyadi Indra Tranggono Inung As Irfan Afifi Irwan Kelana Isbedy Stiawan Z.S. Iwan Simatupang Jafar Fakhrurozi Jajang R Kawentar Jalaluddin Rakhmat Jawa dan Islam JJ. Kusni Jo Batara Surya Joni Ariadinata Jordaidan Rizsyah Jual Buku Paket Hemat Jurnalisme Sastra K.H. Ma'ruf Amin Kadek Suartaya Kadjie MM Kalis Mardiasih Kanti W. Janis Karang Taruna Kedungrejo Katrin Bandel Kedai Kopi Sastra Kedung Darma Romansha Kedungrejo Muncar Banyuwangi Kemah Budaya Panturan (KBP) Kembulan KetemuBuku Jombang KH. M. Najib Muhammad KH. Muhammad Amin (1910-1949) Khairul Mufid Jr Khawas Auskarni Ki Ompong Sudarsono Kitab Arbain Nawawi Kitab Kelamin Kompas TV Komplek Gor Kamantren Paciran Lamongan Komunitas Buana Kasih Komunitas Penulis Katolik Deo Gratias Komunitas Perupa Lamongan (KOSPELA) Komunitas Sastra dan Teater Lamongan Komunitas Sastra Ilalang Indonesia (KSII) Komunitas Selapan Sastra Kopi Bubuk Mbok Djum Kostela KPRI IKMAL Lamongan Kritik Sastra Kumpulan Cerita Buntak Kuswaidi Syafi’ie L Ridwan Muljosudarmo L.K. Ara Lagu Laksmi Shitaresmi Lan Fang Launching Buku Launching dan Bedah Buku Lawi Ibung Linda S Priyatna Literasi Liza Wahyuninto Lona Olavia Lukisan Lukman Santoso Az M. Faizi M. Lutfi M. Raudah Jambak M.D. Atmaja Maduretna Menali Mahendra Cipta Mahmud Jauhari Ali Mahwi Air Tawar Maimun Zubair Maiyah Banyuwangi Malkan Junaidi Maman S. Mahayana Manneke Budiman Maratushsholihah Mardi Luhung Marhalim Zaini Maria Magdalena Bhoernomo Mariana Sitohang Mario Vargas Llosa Marsel Robot Mas Garendi Mashuri Massayu Masuki M. Astro Max Arifin Media Seputar Indonesia Mei Anjar Wintolo Melukis Membongkar Mitos Kesusastraan Indonesia Menggalang Dana Amal MG. Sungatno Mianto Nugroho Agung Mien Uno Miftachur Rozak Mihar Harahap Mochtar Lubis Moh. Husen Moh. Jauhar al-Hakimi Moh. Syafari Firdaus Mohamad Sobary Mohammad Rokib Mohammad Wildan Motinggo Busye Muafiqul Khalid MD Muhammad Al-Fayyadl Muhammad Alfatih Suryadilaga Muhammad Alimudin Muhammad Anta Kusuma Muhammad Marzuki Muhammad Muhibbuddin Muhammad N. Hassan Muhammad Subarkah Muhammad Yasir Muhammad Yunus Muhidin M. Dahlan Mukhsin Amar Mulyosari Banyuurip Ujung Pangkah Gresik Munawir Aziz Mutia Sukma N. Syamsuddin CH. Haesy Naskah Teater Ndix Endik Nenden Lilis A Nezar Patria Ni Made Purnama Sari Ninin Damayanti NKRI Nur Taufik Nurel Javissyarqi Nurul Komariyah Obrolan Orasi Budaya Akhir Tahun 2018 Orhan Pamuk Pagelaran Musim Tandur Palestina Palupi Panca Astuti Pameran Lukisan Parimono V / 40 Plandi Jombang Pawon Seni PDS H.B. Jassin Pekan Literasi Lamongan Pelukis Tarmuzie Pendhapa Art Space Pendidikan Penerbit Pelangi Sastra Pengajian Pipiet Senja Politik Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang Pramoedya Ananta Toer Presiden Jokowi Proses Kreatif Puisi Puisi Menolak Korupsi (PMK) Pungkit Wijaya Pusat Studi Budaya Banyuwangi (PSBB) Pustaka LaBRAK Putu Fajar Arcana R Giryadi R. Ng. Ronggowarsito Radhar Panca Dahana Raedu Basha Rakai Lukman Rakhmat Nur Hakim Rani R. Moediarta Raudal Tanjung Banua Raudlotul Immaroh Reiny Dwinanda Remy Syaldo Remy Sylado Rendy Adrikni Sadikin Resensi Reuni dan Halal Bihalal Mts Putra-Putri Simo 1991-1992 Ribut Wijoto Ridwan Munawwar Galuh Riki Antoni Riki Dhamparan Putra Rimbun Natamarga Rinto Andriono Robin Al Kautsar Rodli TL Rofiqi Hasan Romel Masykuri Nur Arifin Ronny Agustinus Rosi Rosihan Anwar Rosmawaty Harahap Roy Kusuma Rumah Budaya Pantura (RBP) Rx King Motor S. Jai S.W. Teofani Sabrank Suparno Sahaya Santayana Sainul Hermawan Sajak Salman Faris Sandiaga Uno Sanggar Lukis Alam Sanggar Pasir Sanggar Rumah Ilalang Sanusi Pane Sapardi Djoko Damono Saripuddin Lubis Sasti Gotama Saut Situmorang Saya Sayyid Muhammad Hadi Assegaf Sejarah Sekolah Literasi Gratis (SLG) SelaSAstra Boenga Ketjil Seni Gumira Ajidarma Seni Rupa Seno Joko Suyono Setia Budhi Shiny.ane el’poesya Shofa As-Syadzili Sholihul Huda Shulhan Hadi Sihar Ramses Simatupang Siti Aisyatul Adawiyah Siwi Dwi Saputro Soediro Satoto Soeparno S. Adhy Soesilo Toer Soetanto Soepiadhy Sofyan RH. Zaid Sosiawan Leak Sri Wintala Achmad STKIP PGRI Ponorogo Subagio Sastrowardoyo Suminto A. Sayuti Sunardian Wirodono Sunlie Thomas Alexander Sunoto Sunu Wasono Sunudyantoro Suryanto Sastroatmodjo Susianna Sutan Iwan Soekri Munaf Sutardji Calzoum Bachri Sutejo Syahrudin Attar Syaifuddin Gani Syaikh Prof. Dr. dr. Yusri Abdul Jabbar al-Hasani Asyadzili Syaikh Yusri al-Hasani Al Azhari Taman Ismail Marzuki Taufiq Wr. Hidayat Teater Ilat Teguh Afandi Temu Penyair Timur Jawa Tengsoe Tjahjono Tere Liye Toko Buku PUstaka puJAngga Lamongan Tri Wahono TS Pinang Tsani Fanie Tulus S Udo Z. Karzi Umar Kayam Umbu Landu Paranggi Umi Kulsum Universitas Jember Untung Wahyudi Uwell's King Shop Uwell's Setiawan Virdika Rizky Utama W.S. Rendra Wage Daksinarga Wahyu Aji Wawan Eko Yulianto Wawancara Wayan Sunarta Widie Nurmahmudy Yanuar Widodo Yanusa Nugroho Yerusalem Yetti A. KA Yohanes Padmo Adi Nugroho Yohanes Sehandi Yoks Kalachakra Yonathan Rahardjo Yuditeha Yusri Fajar Yuval Noah Harari Zainal Arifin Thoha Zehan Zareez Zuhdi Swt Zulfikar Akbar